Minggu, 13 Mei 2018



145
oleh : Sururi Aziz

Kemana lagi telunjuk akan kau arahkan
Manakala para teroris justru berlindung dibelakang teriakanmu
Mereka tumbuh subur dengan pupuk kebencian yang kau tebarkan
Mereka berkembangbiak dengan cepat dengan kedengkian yang kau rawat
Kemana lagi telunjuk hendak kau arahkan
Manakala pencinta kedamaian justru kau ajari menciptakan bencana
Mereka bangga bisa merakit kemunafikan
Mereka mengimpikan surga dengan menghadirkan neraka
Dan,
Kemana lagi telunjuk kini kau tuju
Manakala kau kutuk sang raja padahal kau adalah bagian darinya
Kini kau sembunyikan hati dibelakang mulutmu
Kau sembunyikan akalmu dibalik silat lidahmu


Tangerang, 14 Mei 2018



135
oleh : Sururi Aziz

Mereka bukan saudara sedarah
tetapi mereka saudara setanah, tanah air Indonesia.
Mereka bukan saudara sedaerah
Tetapi mereka saudara sebangsa, bangsa Indonesia.
Mereka juga bukan saudara seagama
tetapi mereka adalah saudara senegara, negara Indonesia
Lukamu, lukaku, luka-luka
Dukamu, dukaku, duka bangsa
Memelihara dendam, bukan Tuhan yang mengajarkan
Sebab sejatinya Tuhan Maha Pengampun
Tiada guna memelihara kebencian pada mereka yang tak seiman
Sebab Tuhan jua yang mencipta dan menjadikan perbedaan
beda bangsa, beda negara, bahkan beda agama
dan jika Tuhan mau semua bisa menjadi satu


Tangerang, 13 Mei 2018